Showing posts with label kelas xi farmasi. Show all posts
Showing posts with label kelas xi farmasi. Show all posts

Download PPT Materi Sistem Pernafasan

Saturday, April 30, 2016 | comments

VOLUME PERNAFASAN

  • Volume tidal: volume udara inspirasi, 500cc
  • Volume cadanganinspirasi/komplementer: volume udara yang masih bisa dimasukkan secara maksimal setelah inspirasi. 1500cc
    Download PPT Materi Sistem Pernafasan
    Download PPT Materi Sistem Pernafasan
  • Volume cadangan ekspirasi/suplementer: volume udara yang masih bisa dikeluarkan secara maksimal setelah ekspirasi. 1500cc
  • Volume sisa/residu: volume yang tersisa di paru-paru setelah ekspirasi maksimal. 1000cc
  • Kapasitas vital paru-paru: volume udara yang dapat dikeluarkan maksimal setelah inspirasi maksimal.
  • Volume tidal+volume cadangan inspirasi+volume cadangan ekspirasi 500+1500+1500=3500cc
  • Kapasitas total paru-paru: udara yang dapat ditampung di paru-paru secara maksimal.
  • Volume residu+kapasitas vital paru-paru 1000+3500=4500cc

GANGGUAN SISTEM PERNAFASAN

  • Asfiksi: gangguan pada pengangkutan oksigen, kebakaran, tenggelam, dll
  • Penyempitan saluran nafas: pembengkakan kelenjar limfa/polip hidung, amandel,
  • Bronkitis: peradangan pada bronkus akibat infeksi mikroorganisme
  • Pleuritis: peradangan selaput paru-paru/pleura, disebabkan pleura terjadi penambahan cairan
  • TBC/Tuberculosis: penyakit paru paru akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis, flek pada dinding alveolus
  • Pneumonia: radang paru-paru disebabkan oleh Diplococcus pneumoniae
  • Penyakit difteri: radang yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae
  • Faringitis: infeksi pada faring akibat bakteri ataupun virus
  • Tonsilitis: radang pada bagian tonsil
  • Kanker paru-paru
  • Asma: gangguan pada kontraksi otot polos pada trakea, bronkus, ataupun bronkeolus
  • Emfisima: alveolus mengalami ketidaknormalan sehingga sulit melakukankontraksi dan releksasi.




like dan share jika bermanfaat

download disini


Download PPT Materi Sistem Koordinasi Sistem Indra

| comments

Download PPT Materi Sistem Koordinasi Sistem Indra
Download PPT Materi Sistem Koordinasi Sistem Indra

Indra Penglihatan

Struktur Bola mata

Lapisan Luar

  • Sklera: jaringan ikat fibrosa, sebagai pelindung mata, terdapat konjungtiva yang berfungsi menjaga kelembapan mata
  • Kornea: berwarna transparan, menerima cahaya yang masuk ke mata

    2. Lapisan tengah

    • Otot siliaris
    • Iris mata: mengandung pigmen yang memberi warna pada mata, mampu berkontraksi dan releksasi untuk mengatur ukuran pupil
    • Pupil: rongga yang dibentuk oleh otot-otot iris mata, mengatur intensitas cahaya yang masuk ke dalam mata
    • Lensa: berbentuk bikonkav, mampu berakomodasi dengan menjadi cembung atau pipih untuk memfokuskan bayangan
    • Aquaeous humor: cairan yang berada di antara iris dan kornea
    • Vitreous humor: cairin yang berada di belakang lensa

    3. Lapisan dalam

    • Retina: terdapat jutaan sel sensorik reseptor cahaya yang disebut sel batang(basilus) dan sel kerucut(konus)
    • Bintik kuning (fovea sentralis): bagian retina yang mengandung reseptor cahaya
    • Bintik buta: bagian yang terdapat serabut syaraf dari retina menuju ke otak

    Sel batang(Bacillus)

    • Jumlah 120 juta sel batang
    • Sangat peka terhadap intensitas cahaya rendah, tetapi tidak mampu membedakan warna
    • Berperan dalam penglihatan malam hari.
    • Sel tersebar diseluruh bagian retina, kecuali pada bintik buta
    • Membran ditempeli rodopsin(pigmen warna) yang tersusun dari protein skotopsin dan retinal(terbuat dari vit A)
    • Saat terang rodopsin terurai menjadi skotopsin dan retinal
    • Saat gelap skotopsin dan retinal membentuk rodopsin

    Indra Peraba

    Jenis reseptor pada kulit

    • Korpus rufini: merasakan panas
    • Ujung saraf krause: merasakan dingin
    • Korpus meisner: merasakan sentuhan
    • Korpus pacini: tekanan kuat
    • Lempeng merkel: tekanan ringan

    di lidah tidak memiliki lokasi spesifik untuk merasakan rasa asin, manis, pahit, asam
    Reseptor untuk identifikasi terletak menjadi satu pada papila.



    download disini


    share dan like jika bermanfaat



    Download PPT Dampak Polusi Bagi Manusia dan Lingkungan

    | comments

    Pencemaran (polusi) : proses masuknya polutan ke dalam suatu lingkungan sehingga menurunkan mutu lingkungan.

    Jenis pencemaran berdasarkan objeknya:

    • 1. Pencemaran Air
    • 2. Pencemaran Udara
    • 3. Pencemaran Tanah
    Download PPT Dampak Polusi Bagi Manusia dan Lingkungan
    Download PPT Dampak Polusi Bagi Manusia dan Lingkungan


    Pencemaran Udara

    Karbonmonoksida (CO)
    Gas CO mampu bereaksi dengan hemoglobin yang menghambat pengangkutan oksigen
    Gejala yang ditimbulkan antara lain pusing, sakit kepala, mual, pingsan, kerusakan otak, bahkan kematian. Selain itu gas CO di dalam tubuh manusia dapat merusak kulit dan gangguan penglihatan dalam jangka panjang.


    Sulfur-oksida (SOx), nitrogen-oksida (NOx), dan ozon (O3)
    iritasi mata, radang saluran pernapasan.
    penyakit pernapasan kronis, bronkitis, emfisema, dan asma

    Volatile organic compound (VOCs)
    gas metan (CH4), benzena, toluena, formaldehid dan peroksiasetilnitrat memicu kanker jika berada dalam tubuh manusia.


    Materi partikulat

    • Penyebab peradangan bahkan pembentukan tumor paru-paru.
    • Timbal: Penyebab gangguan sistem pemcernaan, sistem saraf, merusak fungsi jantung dan gangguan mental pada anak-anak.

    Zat-zat karsinogenik

    • klorofoam, para-diklorobenzena, tetrakloroetilen, trikloroetan, dan radioaktif(radon, plutonium dan uranium) dapat menyebabkan kanker

    Penipisan Lapisan Ozon

    • Lapisan ozon berguna untuk melindungi bumi dari radiasi panas matahari yang berlebihan
    • Polutan yang merusak ozon adalah CO2, CFC,
    • Timbulnya kanker kulit dan mutasi pada makhluk hidup

    Pemanasan Global

    • Perubahan iklim
    • Perubahan pola pertanian,
    • Es di kutub mencair
    • Permukaan air laut naik
    • Perpindahan satwa ke daerah yang lebih dingin
    • Kepunahan flora dan fauna yang tidak dapat beradaptasi
    • cuaca ekstrim akan meningkat




    download disini


    like dan share jika bermanfaat

    Download PPT Materi Adaptasi Hewan

    | comments

    Adaptasi hewan: cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup

    Adaptasi morfologi: penyesuaian bentuk tubuh terhadap lingkungannya
    Download PPT Materi Adaptasi Hewan
    Download PPT Materi Adaptasi Hewan

    Bentuk Gigi secara khusus

    • Gigi hewan karnivora:
      • memiliki empat gigi taring besar dan runcing untuk menangkap mangsa,
      • gigi geraham dengan ujung pemotong yang tajam untuk mencabik-cabik mangsanya

    Bentuk Moncong

    • Teringgiling mempunyai moncong panjang dengan ujung mulut kecil tak bergigi dengan lubang berbentuk celah kecil untuk mengisap semut dari sarangnya.
    • Memiliki lidah panjang dan bergetah yang dapat dijulurkan jauh keluar mulut untuk menangkap serangga

    Bentuk Paruh

    • Elang: paruh yang kuat dengan rahang atas yang melengkung dan ujungnya tajam. Fungsi paruh untuk mencengkeram korbannya.
    • Burung gelatik: paruhnya sesuai untuk makan biji-bijian.
    • Burung kolibri: paruhya sesuai untuk mengisap madu dari bunga.
    • Burung kuntul: paruhnya sesuai untuk menangkap ikan.
    • Burung pelatuk: paruhnya sesuai untuk memahat batang pohon

    Tipe mulut pada serangga

    Bedasarkan jenis makanan

    1. Mulut pengisap

    • Mulut pengisap pada serangga
    • Bentuknya seperti belalai yang dapat digulung dan dijulurkan
    • kupu-kupu

    2. Mulut penusuk dan penghisap

    • Bentuk tajam dan panjang
    • nyamuk.

    3. Mulut penjilat

    • Mulut penjilatpada serangga memiliki ciri terdapatnya lidah yang panjang dan berguna untuk menjilat makanan berupa nektar dari bunga,
    • lebah

    4. Mulut penyerap

    • memiliki ciri terdapatnya alat penyerap yang mirip spons (gabus).
    • untuk menyerap makanan berbentuk cair.
    • lalat



    download disini

    share dan like jika bermanfaat




     
    Copyright © 2013. IPA SMP
    Template Created by IPA SMP